Umat Muslim di seluruh dunia saat ini tengah menjalani ibadah puasa Ramadan dengan penuh kekhusyukan. Di balik refleksi spiritual dan menahan diri yang dilakukan sejak terbit fajar, ada satu momen hangat yang paling dinanti-nanti setiap harinya, yakni waktu berbuka puasa. Secara harfiah, berbuka puasa adalah momen membatalkan puasa dengan makan atau minum tepat ketika azan magrib berkumandang.
Menariknya, dalam tradisi Islam, kita disunnahkan untuk mengawali berbuka dengan hidangan yang ringan dan manis. Di Indonesia, tradisi ini melahirkan istilah yang sudah sangat melekat di telinga kita, yaitu takjil.
Fenomena Berburu Takjil, Tradisi Ramadan yang Selalu Dinanti
Bicara soal takjil, urusan menyediakannya bisa jadi cerita tersendiri. Bagi sebagian orang, memasak takjil sendiri di rumah menjadi kegiatan ngabuburit yang menyenangkan. Namun bagi yang sibuk, membeli takjil siap saji adalah pilihan paling praktis.
Tak heran jika menjelang magrib, jalanan tiba-tiba berubah dinamis. Pasar kaget, pinggir jalan protokol, hingga area sekitar masjid mendadak dipenuhi oleh para pedagang takjil musiman.
Kuliner takjil di Indonesia didominasi oleh jajanan dan minuman tradisional yang khas. Dari sekian banyak pilihan, ada beberapa hidangan yang saking identiknya dengan Ramadan, rasanya hampir mustahil absen di meja makan.
5 Takjil Populer Saat Ramadhan
Yuk, kita intip 5 takjil paling populer yang selalu jadi primadona saat bulan Ramadan.
1. Es Kelapa Muda
Menyebut menu buka puasa rasanya kurang afdhal tanpa memasukkan es kelapa muda ke dalam daftar. Minuman yang satu ini terbilang sangat mudah ditemukan di setiap sudut jalan selama bulan Ramadan.
Bukan cuma modal rasa manis dan dingin yang menyegarkan tenggorokan setelah seharian menahan haus, es kelapa muda juga kaya akan manfaat kesehatan. Air kelapa alami bertindak sebagai isotonik alami yang sangat efektif mengembalikan cairan tubuh dan stamina yang hilang. Ditambah serutan daging kelapa yang lembut, minuman ini sukses jadi favorit utama untuk membatalkan puasa.
2. Es Buah
Jika Anda mencari takjil dengan sensasi kesegaran yang ramai di lidah, es buah adalah jawabannya. Tak kalah populer dari es kelapa, hidangan ini menyajikan kombinasi potongan berbagai buah segar, seperti melon, semangka, pepaya, nanas, hingga kolang-kaling, yang direndam dalam kuah sirup manis bersanding dengan susu kental manis dan es batu.
Perpaduan rasa manis dari sirup dan rasa asam alami dari buah-buahan menciptakan ledakan kesegaran seketika. Selain memanjakan lidah, bonus serat dan vitamin dari buahnya juga baik untuk pencernaan Anda setelah seharian beristirahat.
3. Es Pisang Ijo
Bagi Anda yang ingin takjil yang agak ‘berbobot’ sebelum masuk ke menu makanan berat, Es Pisang Ijo adalah opsi yang sempurna. Kuliner legendaris asal Makassar ini menawarkan perpaduan tekstur dan rasa yang sangat kaya.
Hidangan ini berbahan dasar buah pisang raja yang dibalut adonan tepung berwarna hijau dari daun suji atau pandan. Pisang tersebut kemudian disajikan di atas hamparan bubur sumsum yang lembut dan gurih, lalu diguyur dengan sirup coco pandan merah yang khas serta es serut. Manis, gurih, lembut, dan mengenyangkan menyatu dalam satu suapan!
4. Kolak Pisang
Masih memanfaatkan kelezatan buah pisang, hidangan berikutnya adalah sang maestro takjil Indonesia: Kolak Pisang. Kuah kolak yang terbuat dari perpaduan santan, gula merah, serta aroma wangi dari daun pandan memberikan cita rasa manis-legit yang sangat khas nusantara.
Uniknya, kolak pisang tergolong hidangan yang sangat fleksibel. Bagi Anda yang ingin menghangatkan perut yang kosong setelah berpuasa, kolak nikmat disantap selagi hangat. Namun, bagi pencinta kesegaran, menambahkan beberapa bongkah es batu ke dalam mangkuk kolak juga tidak kalah menggugah selera.
5. Gorengan
Setelah dimanjakan dengan yang manis-manis, lidah kita biasanya akan mencari penyeimbang rasa yang asin dan gurih. Di sinilah gorengan maju sebagai pahlawan! Mulai dari bakwan, tahu isi, tempe mendoan, hingga pisang goreng, semuanya selalu sukses menggoda iman di meja buka puasa.
Harganya yang sangat ramah di kantong, rasanya yang gurih meresap, teksturnya yang renyah, serta kemudahannya untuk ditemukan membuat gorengan punya tempat khusus di hati masyarakat. Dicocol dengan sambal kacang atau ditemani gigitan cabai rawit hijau, gorengan adalah penutup sesi takjil yang paling sempurna.

